Sunnah di Hari Idul Adha

Spread the love

 : Lingga Wijaya Santi

1. Mandi. 
Mandinya sama dengan mandi junub namun yang membedakan niatnya. Waktu mandi yang sesuai sunah Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam yaitu setelah masuk Subuh (sebelum atau sesudah shalat).

2. Memakai pakaian yang terbaik.
Sebagaimana diriwayatkan dari Nafi’:
“Ibnu Umar biasa mengenakan bajunya yang terbaik pada Idul Fitri dan Idul Adha” (HR. Al Baihaqi)

3. Tidak makan hingga kembali dari shalat Id.
Dalilnya: “Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari shalat, lalu makan dengan daging sembelihannya” (HR. Muslim)

4. Mengambil jalan yang berbeda ketika pergi shalat Id.
Dalilnya: “Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya ketika hari Id mengambil jalan yang berbeda antara pulang dan pergi” (HR. Bukhari)

5. Jalan kaki menuju lapangan sholat Ied
Ali bin Abi Tholib rodhiyallohu anhu berkata: “Termasuk perbuatan sunnah, kamu keluar mendatangi sholat ied dengan berjalan kaki”. (HR. At-Tirmidzi)

6. Menuju lapangan sholat Ied sambil bertakbir
Dalilnya: “Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam berangkat sholat pada dua hari Ied bersama al-Fadhl bin Abbas, Abdulloh bin Abbas, al-Abbas, Ali, Ja’far, al-Hasan, Husain, Usamah bin Zaid, Zaid bin Haritsah, dan Aiman bin Ummi Aiman sambil mengucapkan tahlil dan takbir dengan mengangkat suaranya…” (HR. Ibnu Khuzaimah & Al Baihaqi)

7. Mengucapkan tahni’ah “Taqobbalallohu minna wa minkum”
Sunnah para ulama mengucapkan selamat dan doa “Taqaballahu minna wa minkum” -semoga Allah menerima ibadah saya dan anda- . Fatwa para ulama besar bahwa ucapan doa dan selamat bebas selama tidak menyalahi syariat, misalnya “Minal aidzin wa faidzin”

8. Menyembelih hewan kurban setelah sholat Iedul Adha
Dalilnya: “Barangsiapa yang menyembelih sebelum sholat, berarti ia menyembelih hanya untuk dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang menyembelih sesudah sholat, maka telah sempurnalah qurbannya dan sesuai dengan sunnahnya kaum muslimin.” (HR. Bukhari)

9. Tidak berpuasa pada hari raya Iedul Adha
Dalilnya: “Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang puasa pada 2 hari: hari raya Idul Adha dan Idul Fithri.” (HR. Muslim)

Muslimah.or.id

Wallahu’alam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *